Cara Mengembalikan File yang Terhapus

Cara Mengembalikan File yang Terhapus, Apakah Anda tidak sengaja menghapus sebuah file dan sedang mencari cara mengembalikan file yang terhapus? Tenang saja, file yang tidak sengaja terhapus biasanya tidak akan langsung hilang sepenuhnya. Anda dapat mengembalikan file tersebut melalui langkah-langkah yang mudah diikuti.

Melalui artikel ini, Anda akan dapat mempelajari bagaimana cara mengembalikan file yang terhapus dengan mudah. Jadi, Anda jangan langsung panik ya ketika tidak sengaja menghapus file yang penting. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Cara Mengembalikan File yang Terhapus

Berikut adalah cara mengembalikan file yang terhapus yang harus kalian ketahui. Tidak sengaja menghapus file memang seringkali membuat kita panik sendiri, apalagi jika file yang terhapus merupakan berkas yang penting. Namun, ada banyak sekali cara untuk mengembalikan file tersebut. Mari simak cara mengembalikan file yang terhapus di bawah ini!

1. Melalui Recycle Bin

Ketika Anda menghapus file di komputer, biasanya file tersebut tidak akan langsung hilang begitu saja, melainkan akan tersimpan terlebih dahulu di dalam Recycle Bin selama kurang lebih 30 hari. Walaupun begitu, terkadang ada juga beberapa kasus di mana sebuah file akan langsung terhapus secara permanen.

Apabila Anda belum lama ini menghapus sebuah file tetapi ingin mengembalikannya, coba saja cek Recycle Bin komputer Anda. Seharusnya Anda bisa langsung dapat menemukan Recycle Bin di bagian layar utama.

Untuk mengembalikan file yang terhapus melalui Recycle Bin. ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Masuk ke dalam Recycle Bin
  • Apabila Anda tidak dapat menemukan Recycle Bin di layar utama, coba masuk ke menu Start dan ketik “Recycle Bin” di kolom pencariannya.
  • Agar dapat mudah dicari, klik kanan pada Recycle Bin, pilih opsi ‘Send to’ dan pilih ‘Desktop (create shortcut)’. Sekarang ikon Recycle Bin sudah muncul di layar utama.
  • Setelah masuk, cari file yang ingin dikembalikan.
  • Klik kanan pada file tersebut, dan pilih opsi ‘Restore’.

Setelah di-restore, seharusnya file tersebut akan kembali ke lokasi semula, tempat penyimpanan sebelum file tersebut terhapus.

2. Menggunakan Command Prompt (CMD)

Command Prompt, juga dikenal sebagai cmd.exe atau cmd, adalah penerjemah baris perintah default untuk komputer. Anda dapat memberikan berbagai macam perintah melalui Command Prompt jika menggunakan kode yang sesuai, salah satunya adalah mengembalikan file yang terhapus.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengembalikan file yang terhapus menggunakan Command Prompt:

  • Cari Command Prompt.
  • Anda dapat mencarinya di menu Start, ketika ‘cmd’ pada kolom pencarian.
  • Anda dapat mencarinya dengan menekan tombol Windows atau Start + R di keyboard secara bersamaan, lalu ketikkan ‘cmd’ di kolom yang muncul.
  • Klik kanan pada Command Prompt, dan pilih opsi ‘Run as administrator’.
  • Setelah masuk ke Command Prompt, ketikkan kode berikut ini: chkdsk X: /f
  • Ganti X dengan nama disk di mana file yang terhapus sebelumnya tersimpan.
  • Seperti sebelumnya, ganti X dengan nama disk di mana file yang terhapus sebelumnya tersimpan.
  • Kemudian, ketikkan kode: ATTRIB -H -R -S /S /D X:*.*

Setelah Anda menekan tombol Enter, proses recovery dari file yang terhapus akan berjalan. Selama proses berlangsung, Anda dilarang untuk menyimpan, menghapus, atau memindahkan file apa pun yang ada di dalam komputer.

3. Menggunakan File HIstory (Windows 10)

Pada sistem operasi Windows 10, ada fitur yang bernama File History. Sebelumnya, fitur ini bernama Backup and Restore pada sistem operasi Windows 7 dan Windows 8. Anda dapat menggunakan fitur ini untuk mengembalikan file yang sudah terhapus sebelumnya.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengembalikan file yang terhapus menggunakan File History:

  • Buka menu ‘Settings’.
  • Anda dapat menemukannya pada menu ‘Start’. Biasanya akan memiliki ikon berbentuk gir.
  • Pilih menu ‘Update & Security’.
  • Pilih opsi ‘Backup’.
  • Selanjutnya, di layar akan muncul window bertuliskan ‘Back up using File HIstory’. Pilih ‘Add a drive’.
  • Setelah mengklik memilih ‘Add a drive’, daftar partisi disk dan penyimpanan eksternal akan muncul. Klik partisi atau penyimpanan eksternal tempat file sebelumnya tersimpan.

Selanjutnya, seluruh file yang ada di dalam partisi atau penyimpanan tersebut akan ter-backup. Jadi, Anda dapat mengembalikan file yang terhapus dengan cara klik menu ‘Restore’ saja.

4. Menggunakan Fitur Restore Previous Versions

Apabila file yang terhapus tidak masuk ke dalam Recycle Bin, tenang saja karena file tersebut masih dapat dikembalikan melalui fitur ‘Restore previous versions’. Pastikan saja Anda baru saja menghapus file tersebut dan komputer belum dimatikan setelah kejadian tersebut.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengembalikan file yang terhapus menggunakan fitur Restore Previous Versions:

  • Cari folder di mana file tersebut disimpan sebelumnya.
  • Klik kanan pada folder tersebut.
  • Bisa juga dengan cara membuka folder tersebut dan klik kanan pada area yang kosong.
  • Pada opsi yang muncul, pilih ‘Restore previous versions’.
  • Akan ada pop up yang berisikan pilihan versi sebelumnya, pilih versi di mana file tersebut masih ada.

Jika sudah, seharusnya folder tersebut akan kembali ke versi di mana file yang terhapus masih ada.

5. Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga

Aplikasi pihak ketiga tidak jarang menjadi solusi untuk memulihkan data atau file yang hilang karena terhapus. Beberapa aplikasi yang sering digunakan adalah Recuva dan Disk Drill.

Untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga, Anda bisa melihat panduan yang masing-masing aplikasi sediakan. Namun umumnya, prosesnya kurang lebih terdiri dari pemindaian (scan), memilih file yang ingin dipulihkan, dan memulihkan file.

Selain proses yang mudah, aplikasi pihak ketiga seperti Recuva juga menawarkan fleksibilitas, seperti pemulihan pada HP. Anda dapat menghubungkan perangkat Android Anda pada laptop atau PC dan menjalankan aplikasi seperti Recuva untuk memulihkan file yang terhapus di HP.

Karena kemudahan dan fleksibilitasnya tersebut, tidak jarang aplikasi pihak ketiga memiliki batasan pada versi gratisnya. Biasanya, batasannya akan berupa maksimal ukuran file atau jumlah file yang dapat dipulihkan. Jadi, jika Anda butuh untuk memulihkan file besar Anda biasanya mau tidak mau harus menggunakan versi yang berbayar.

Lalu, tidak jarang juga file Anda dianggap tidak dapat dipulihkan oleh aplikasi pihak ketiga. Hal ini karena bisa saja file Anda sudah tertimpa file (overwritten) oleh file lainnya pada partisi hardisk yang sama. Kalau sudah begini, aplikasi pihak ketiga tidak dapat membantu Anda mengembalikan data, file, dan folder yang Anda inginkan.

6. Menggunakan FileBox Cloud Storage

Cara yang satu ini lebih sebagai langkah pencegahan dan antisipasi ketika ada file yang terhapus. Dengan menggunakan FileBox Cloud Storage, Anda dapat mengembalikan file yang terhapus melalui fitur restore. Hanya dengan membuka FileBox di web browser, Anda dapat melakukan restore file sendiri dengan mudah. Dengan begitu Anda dapat mengembalikan file yang terhapus permanen atau telah tertimpa (overwritten) oleh file lainnya sekalipun.

Demikianlah cara mengembalikan file yang terhapus yang harus kalian ketahui dan wajib kalian fahami.