Masakan Khas Bangka Belitung yang Enak

Masakan Khas Bangka Belitung – Bangka Belitung atau yang biasa di singkat Babel mempunyai banyak macam kuliner yang masih eksis sampai sekarang. Makanan khas Bangka Belitung kebanyakan terbuat dari bahan baku ikan atau produk laut lain. Bukan hal yang aneh jika kuliner dari Bangka Belitung rata-rata di dominasi oleh bahan dasar produk laut mengingat provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada dekat dengan lautan.

Selain produk laut, ada juga masakan khas Bangka Belitung yang memanfaatkan hasil perkebunannya. Apabila kamu lagi berada di provinsi seluas 18725,14 km persegi itu, ada beberapa kuliner yang wajib kamu coba. Berikut sudah MakananOlehOleh.com buat daftar makanan khas Bangka Belitung yang enak dan harus di coba oleh setiap orang yang berkunjung ke provinsi bersemboyan “Serumpun Sebalai” itu.

Masakan Khas Bangka Belitung yang Enak

Berikut adalah masakan khas bangka belitung yang enak yang wajib kalian cicipi.

Mie Belitung

Sesuai namanya, mie ini adalah mie yang berasal dari pulau Belitung. Mie belitung adalah kuliner yang mesti di coba oleh setiap orang saat pertama kali menginjakkan kaki ke Belitung. Mie belitung menggunakan mie kuning biasa yang di sajikan bersama kuah kaldu yang di buat dari olahan udang. Selain udang, kuahnya juga di campur dengan bumbu rempah pada umumnya seperti bawang putih, bawang merah, merica, dan jahe.

Mie belitung di hidangkan dalam mangkok. Pada satu porsi mie belitung terdapat mie kuning dan lauk pendamping seperti udang, kentang rebus, timun, dan taburan emping. Makanan khas Bangka Belitung ini paling enak di makan saat kuahnya masih panas. Di pulau Belitung ada penjual mie belitung yang cukup tersohor. Nama warungnya adalah warung Mie Belitung Nyonya Atep yang lokasinya tepat di tengah kota atau di Jl. Sriwijaya, Tanjungpandan.

Sup Gangan

Sup gangan adalah hidangan berkuah asal Bangka Belitung yang menggunakan bahan dasar berupa olahan hasil laut, apalagi kalau bukan ikan. Ikan yang di pakai oleh penduduk Babel untuk membuat sup ganggan umumnya ikan tenggiri yang masih segar. Ikan tenggiri hasil tangkapan nelayan di masak bersama campuram rempah-rempah yang mudah di temui di Indonesia seperti cabai, bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan kunyit.

Dengan penggunaan bumbu-bumbu rempah khas Indonesia menjadikan sup ganggan bercita rasa yang juga sesuai dengan selera lidah orang Indonesia. Untuk ikannya sendiri tidak berbau amis. Warna kuah sup kuning yang ketika di cicip akan terasa asam, pedas, dan gurih. Kuliner satu ini termasuk kuliner kebanggaan warga Belitung sehingga pelestariannya terus di lakukan hingga sekarang.

Berego

Berego adalah kuliner asal Belitung yang penampakannya sekilas mirip dengan lontong. Bedanya, kalau lontong di buat dari beras yang di aron menjadi nasi, lain halnya dengan berego yang menggunakan bahan baku berupa tepung beras yang di campur dengan tepung sagu. Sementara persamaan antara berego dan lontong mungkin hanya terletak pada bentuknya yang bulat dan warnanya yang putih.

Untuk penyajiannya, berego juga senasib dengan lontong, yakni sama-sama di hidangkan bersama lauk berkuah. Kalau lontong biasanya dengan sayur labu siam, berego di makan bersama kuah kari ikan. Selain itu juga tak jarang penduduk Belitung menyantap berego bersama gangan, lakse, dan mie belitung. Berego di Belitung bisa di jumpai di warung-warung makan yang berada di pinggir jalan wilayah Belitung.

Lakse

Pada poin sebelumnya sempat di singgung tentang lakse, apa itu? Lakse adalah makanan khas Belitung yang menurut pengakuan warga Belitung sendiri adalah kuliner yang terinspirasi dari spageti. Oleh karenanya, lakse mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan spageti atau jika Indonesia penampakannya setali tiga uang dengan kue putu mayang yang menjadi kuliner khas Betawi.

Di Negeri Penghasil Timah [julukan pulau Belitung], lakse pertama kali dibuat oleh masyarakat Melayu – Belitung. Ketika itu lakse mempunyai bentuk seperti mie dan sampai sekarang juga masih menyerupai mie tapi di buntel-buntel. Selain di perkenalkan oleh orang melayu di Belitung, lakse juga kemudian di kembangkan oleh orang-orang Tionghoa yang tinggal di Belitung. Lakse oleh masyarakat Belitung biasa di makan dengan hidangan berkuah seperti sup gangan.

Mie Ayam Bangka

Setiap daerah berhak untuk berkreasi dengan sejumlah kuliner yang bahan utamanya juga banyak dipakai dalam masakan-masakan di tempat lain. Seperti mie misalnya, saat ini banyak ditemukan aneka macam mie. Di Bangka, terkenal satu macam mie yang khas bernama mie ayam bangka. Mie ayam khas Bangka mempuyai beberapa ciri khas seperti mienya yang lebih kenyal dan penggunaan tauge sebagai pelengkap hidangan.

Mie ayam bangka dari tampilan akan sama seperti mie ayam di daerah-daerah lain. Bakso, ayam, dan pangsit juga tersaji dalam satu mangkok mie ayam bangka. Tapi bicara mengenai rasa, mie ayam bangka mempunyai cita rasa yang berasal dari bumbu khusus yang tentunya hanya bisa dirasakan dengan menyantap langsung mie ayam bangka.

Nah, itulah rangkuman tentang masakan khas bangka belitung yang wajib kalian cicipi.